GENSENA 2026! Siswa SMAN 101 Jakarta Barat Dibekali Edukasi Bahaya Narkoba dan Judol

SMAN 101 Jakarta Barat bersama Universitas Mercu Buana dan BNN Jakarta Selatan menggelar kegiatan GENSENA (Generasi Sehat Tanpa Narkoba) di lingkungan sekolah pada Senin, 25 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi dalam memberikan edukasi kepada pelajar mengenai bahaya narkoba, pergaulan negatif, dan pentingnya menjaga kesehatan mental. — Foto: Lia Aruzzi /Tim Media

SMAN 101 Jakarta Barat bekerja sama dengan Universitas Mercu Buana dan BNN Jakarta Selatan menggelar kegiatan GENSENA (Generasi Sehat Tanpa Narkoba) di lingkungan sekolah, Senin (25/5/2026). – Foto: lia aruzzi/Tim Dok-

JAKARTA BARAT — SMAN 101 Jakarta Barat bersama Universitas Mercu Buana dan BNN Jakarta Selatan menggelar kegiatan GENSENA (Generasi Sehat Tanpa Narkoba) pada 25 Mei 2026 di lingkungan sekolah.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya edukasi dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar sekaligus membangun kesadaran siswa terhadap bahaya pergaulan negatif dan judi online yang kini marak di lingkungan remaja.

Peserta kegiatan merupakan siswa-siswi SMAN 101 Jakarta Barat yang mengikuti sesi edukasi secara aktif dan interaktif bersama para narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi.

BACA JUGAPelajar Jakarta Barat Diajak Bijak Bermedia Sosial dan Hindari Judi OnlineBNN Ingatkan Bahaya Narkotika Sintetis di Kalangan RemajaSMAN 101 Jakarta Barat Dorong Generasi Sehat dan Berprestasi

Siswa Diedukasi Bahaya Narkoba Sejak Dini

Kegiatan dibuka dengan penyampaian pentingnya menjaga generasi muda dari ancaman narkoba dan pengaruh negatif lingkungan sekitar.

Dalam pemaparannya, narasumber dari Universitas Mercu Buana Dr. Sabrina S. Kom., M.I.Kom menjelaskan bahwa penyalahgunaan narkoba saat ini semakin mengkhawatirkan karena menyasar usia pelajar melalui berbagai cara, termasuk media sosial dan lingkungan pergaulan.

“Generasi muda harus memiliki keberanian untuk berkata tidak terhadap narkoba karena dampaknya sangat merusak kesehatan, mental, dan masa depan,” ujarnya.

Bahaya Narkotika Sintetis Jadi Sorotan

Materi edukasi juga membahas berbagai jenis narkotika dan zat adiktif yang kini banyak dikenal remaja. Salah satu yang menjadi perhatian siswa adalah pembahasan mengenai tembakau gorila atau sinte.

Dijelaskan bahwa narkotika sintetis tersebut dibuat untuk meniru efek ganja namun memiliki kandungan bahan kimia berbahaya yang dapat menyebabkan halusinasi berat, gangguan jantung, hipertensi, hingga stroke.

Selain itu, siswa juga mendapatkan penjelasan mengenai magic mushroom atau jamur tahi sapi yang mengandung zat psilocybin dan dapat memengaruhi sistem saraf serta kesadaran seseorang.

Materi lainnya membahas LSD (Lysergic Acid Diethylamide), narkotika sintetis dengan efek halusinasi kuat yang sering disalahgunakan dalam bentuk kertas kecil maupun cairan tanpa warna.

Judol Dinilai Merusak Masa Depan Pelajar

Tak hanya membahas narkoba, para siswa juga diberikan edukasi mengenai bahaya judi online yang kini semakin marak di kalangan remaja.

Peserta diingatkan bahwa judi online dapat menyebabkan kecanduan, menurunkan prestasi belajar, merusak kondisi mental, hingga memicu tindakan kriminal akibat keinginan memperoleh uang secara instan.

Para siswa juga diminta lebih bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah tergiur iklan maupun ajakan bermain judi online yang banyak beredar di internet.

Guru Disebut Punya Peran Penting

Guru PAI SMAN 101 Jakarta Barat, Lia Amalia, menyampaikan bahwa edukasi seperti ini sangat penting agar siswa tidak mudah terpengaruh rasa penasaran maupun ajakan lingkungan sekitar.

Ia menegaskan bahwa peran keluarga, guru, dan sekolah sangat dibutuhkan dalam membentuk karakter siswa agar mampu menjaga diri dari narkoba dan pengaruh negatif lainnya.

“Sering kali penyalahgunaan narkoba berawal dari coba-coba atau ikut teman. Karena itu anak-anak perlu dibekali pemahaman sejak dini agar mampu memilih lingkungan yang positif,” ujarnya.

Siswa Diajak Jadi Generasi Sehat dan Berprestasi

Kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Para siswa terlihat antusias mengikuti sesi demi sesi serta aktif bertanya mengenai cara menghindari narkoba dan menjaga pergaulan yang sehat.

Melalui kegiatan GENSENA 2026 ini, siswa diharapkan mampu menjadi generasi muda yang sehat, cerdas, bertanggung jawab, serta memiliki masa depan yang baik tanpa narkoba dan judi online.

Dengan dukungan keluarga, guru, dan lingkungan sekolah, para pelajar diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi berprestasi yang mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat.